Showing posts with label strategi. Show all posts
Showing posts with label strategi. Show all posts

Strategi Bisnis Musiman Menyambut Lebaran

. Monday, December 16, 2013
0 comments

Memanfaatkan moment lebaran sebagai ajang merintis usaha, ternyata menjadi alternatif tepat bagi sebagian warga yang ingin mendatangkan untung besar di hari kemenangan. Tidak heran bila beragam jenispeluang usaha musiman pun mulai bermunculan meramaikan penjuru nusantara, seiring dengan kemeriahan menyambut datangnya hari lebaran. Nah, tentu Anda tidak ingin melewatkan peluang tersebut bukan?

Untuk membantu para pemula yang tertarik mencoba peruntungannya dengan merintis bisnis lebaran. Pada kesempatan kali ini akan kami informasikan mengenai beberapa strategi bisnis musiman menyambut lebaran yang perlu Anda perhatikan dengan seksama.
  • Pahami kalender belanja menjelang lebaran
Sebelum memutuskan merintis usaha, tentunya Anda harus memahami kalender penerimaan gaji dan THR para pekerja. Hal ini sangatlah penting, mengingat para konsumen biasanya mulai belanja setelah menerima uang gaji dan tunjangan hari raya (THR) dari perusahaan tempat mereka bekerja. Jadi, sebisa mungkin tambahkan stok barang sebelum memasuki 2 minggu menjelang lebaran.
  • Lakukan survey pasar untuk mengetahui minat konsumen
Menjelang lebaran, ada beberapa produk yang banyak dicari para konsumen. Misalnya saja seperti baju muslim, perlengkapan ibadah (mukena, sarung, sajadah), parcel lebaran, aneka kue kering, toples kue, serta beberapa produk fashion lainnya yang diburu konsumen untuk mendukung penampilan mereka di moment lebaran. Agar Anda tidak salah dalam menentukan produk, sebaiknya lakukan survey pasar untuk mengetahui minat konsumen di sekitar Anda.
  • Mempersiapkan barang dagangan 2 bulan sebelum lebaran
Untuk menghindari kenaikan harga dan langkanya barang dagangan menjelang lebaran, ada baiknya bila Anda mempersiapkan stok produk dari jauh-jauh hari. Biasanya para pedagang eceran akan mulai berburu barang dagangan di pusat grosir maksimal 2 bulan sebelum lebaran.Strategi bisnis seperti ini sengaja mereka lakukan untuk mendapatkan harga kulakan yang cenderung lebih murah dan mendapatkan pilihan produk yang masih cukup lengkap. Sebab, terkadang produk-produk unggulan (seperti baju muslim, mukena, parcel, dll) akan sulit dipesan ketika memasuki bulan ramadhan.
  • Melengkapi pilihan produk untuk menjaring banyak konsumen
Memanfaatkan moment lebaran, tidak ada salahnya bila Anda melengkapi pilihan produk yang ditawarkan dengan barang-barang baru (up to date) serta memberikan rentang harga yang bervariasi, mulai dari yang paling murah, sedang, hingga produk-produk branded dengan harga jual yang cukup mahal. Selain itu, Anda juga bisa menjaring banyak konsumen dengan melengkapi varian warna dan ukuran untuk setiap jenis produk.
  • Alokasikan budget khusus untuk melengkapi stok barang
Mengingat besarnya permintaan di musim lebaran, tidak ada salahnya bila Anda mengalokasikan budget khusus untuk melengkapi stok barang yang ditawarkan. Dalam hal ini, Anda bisa menyesuaikan stok barang dengan kapasitas ruang display yang Anda miliki serta memperhatikan pula banyaknya pesanan yang datang dari para pelanggan. Ketika kesiapan produk Anda telah terjaga, maka omset besar di musim lebaran pun bisa masuk ke kantong Anda.
Semoga kelima tips bisnis lebaran yang kami informasikan pada pekan ini bisa memberikan manfaat bagi para pembaca dan menginspirasi seluruh masyarakat Indonesia untuk mendatangkan untung besar di moment lebaran. Maju terus UKM Indonesia dan salam sukses.
Sumber : bisnisukm.com
Read More..

Strategi Penetapan Harga

. Sunday, December 15, 2013
0 comments
Strategi Penetapan Harga

    Harga adalah sejumlah uang yang harus dibayar konsumen untuk mendapatkan sebuah produk atau jasa. Dalam pemasaran, harga merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi pemasaran suatu produk. Tinggi rendahnya harga selalu menjadi perhatian utama para konsumen saat mereka mencari suatu produk. Sehingga harga yang ditawarkan menjadi bahan pertimbangan khusus, sebelum mereka memutuskan untuk membeli barang maupun menggunakan suatu jasa. Jadi strategi penetapan harga sangat berpengaruh terhadap penjualan maupun pemasaran produk yang ditawarkan.

    Pada dasarnya tujuan penetapan harga memiliki 4 orientasi, antara lain yaitu:

1. Tujuan berorientasi pada stabilitas harga
    Bertujuan untuk menjaga kestabilan antara harga produk suatu usaha dengan harga yang dimiliki para pesaingnya.

2. Tujuan berorientasi pada laba
     Setiap usaha selalu memiliki penetapan harga yang bertujuan menghasilkan laba paling banyak. Namun karena besarnya pesaing, sehingga suatu usaha sering kesulitan dalam memastikan harga yang dapat menghasilkan laba paling banyak. Sebagai solusinya para pelaku usaha menggunakan pendekatan target laba, yaitu besar laba yang sesuai dengan sasaran laba.

3. Tujuan berorientasi pada volume
    Bertujuan menetapkan harga untuk mencapai target volume penjualan atau pangsa pasar tertentu. Biasanya harganya lebih murah, dibandingkan harga yang berorientasi pada laba.

4. Tujuan berorientasi pada citra/image
    Bertujuan membentuk citra atau image produk dari suatu usaha. Misalnya dengan memberikan harga paling rendah untuk menanamkan image murah pada produk yang Anda tawarkan. 


Strategi Penetapan Harga


    Berdasarkan tujuan penetapan harga diatas, penentuan harga peoduk memiliki beberapa strategi yang dapat digunakan untuk produk baru maupun produk lama yang disesuaikan dengan kondisi yang ada. Berikut kami berikan beberapa cara/strategi penetapan harga yang dapat digunakan:

1. Strategi penetapan harga produk yang sudah lama di pasaran.
    Untuk penetapan harga produk lama yang sudah beredar dipasaran, biasanya dapat berubah harga jika dipengaruhi adanya perubahan lingkungan pasar ataupun adanya pergeseran permintaan konsumen. Untuk mengatasi faktor tersebut, para produsen menggunakan 3 strategi penetapan harga sebagai berikut:
    1). Menaikan harga produk, strategi ini dilakukan suatu usaha untuk mempertahankan keuntungan yang diperoleh di tengah naiknya biaya produksi.
    2). Produsen menurunkan harga, namun jika menggunakan strategi tersebut produsen harus memiliki cadangan yang besar karena harus menerima keuntungan yang kecil.
    3). Untuk mempertahankan posisi dalam pasar serta image yang telah tertanam di masyarakat, produsen menggunakan strategi untuk tetap mempertahankan harga yang ada di pasaran.


Strategi Penetapan Harga


2. Strategi penetapan harga yang mempengaruhi psikologis konsumen.
    Cara ini sering digunakan para pengusaha untuk meningkatkan penjualan. Misalnya dengan menetapkan harga yang cukup tinggi untuk membentuk image kualitas produk yang tinggi. Selain itu bisa juga dengan menetapkan harga ganjil yang sedikit lebih murah dari harga yang ditentukan agar konsumen mengira produk yang dibeli lebih murah. Contohnya barang yang harganya Rp 100.000,00 di ganti dengan harga Rp 99.900,00.
Serta pemberian potongan harga tertentu apabila konsumen membeli produk dalam jumlah banyak.

3. Strategi penetapan harga produk baru
    Dalam menetapkan harga produk baru, uasahakan menentukan harga yang dapat menarik minat pasar. Ada 2 cara yang dapat digunakan dalam menetapkan harga produk baru, yaitu sebagai berikut:
    1). Skimming price
    yaitu menetapkan harga yang tinggi pada produk baru, dengan disetai promosi yang besar-besaran. Kemudian semakin lama, harganya akan  semakin turun. Misalnya pada produk elektronik seperti handphone, laptop, atau komputer.
    2). Penetration price
    Adalah kebalikan dari skimming price, dengan menetapkan harga awal serendah mungkin untuk meraih pangsa pasar yang luas menjangkau semua kalangan guna membangun image pada konsumen. Misalnya pada tarif layanan operator baru.
   
Read More..